Mengajarkan Anak Gaya Hidup Sehat Sejak Dini, Pentingkah?

cerita sehatku

-->

Healthy Life STyle pada anak

Pergeseran pola penyakit yang dulunya didominasi oleh penyakit menular, kini berubah menjadi penyakit katastropik. Penyakit katastropik adalah penyakit yang muncul sebagai akibat dari pola hidup masyarakat. Baik pola makan, pola aktivitas, istirahat, dan pengelolaan stress. Penyakit-penyakit katastropik diantaranya penyakit jantung koroner, diabetes, gagal ginjal, dan sebagainya.

Penyakit-penyakit tersebut bisa dicegah, yaitu dengan pola hidup sehat yang sering dikampanyekan dengan istilah healthy life style. Dan, penyakit ini bisa muncul bukan hanya pada orang dewasa, tetapi juga bisa datang lebih dini pada anak-anak, misal diabetes dan obesitas. IDAI berhasil mengumpulkan data sebanyak 674 anak penderita diabetes tipe I dari sekitar 83 juta jiwa anak Indonesia pada tahun 2014. Oleh karenanya, diperlukan adanya pembiasaan hidup sehat sedini mungkin.

Mengapa edukasi kesehatan perlu diajarkan ke anak-anak sedini mungkin? Berikut alasannya,

  • Golden Period

Golden Period (0-5 tahun) merupakan masa emas pada anak untuk menanamkan nilai-nilai positif. Pada masa ini, anak akan lebih mudah dibentuk. Di masa 1000 hari pertama kehidupan, adalah periode yang sangat menentukan derajat kesehatan anak di tahap kehidupan selanjutnya. Derajat kesehatan yang baik, membantu anak lebih mudah belajar. Menanamkan kebiasaan hidup sehat, seperti membiasakan anak makan makanan sehat bergizi seimbang, buah, dan sayur, sangat menunjang dalam perkembangan otak dan tugas tumbuh kembangnya.

  • Keterampilan Dasar Kehidupan

Keterampilan dasar kesehatan dan keselamatan diri merupakan bagian dari keterampilan dasar kehidupan yang perlu dipelajari oleh anak sedini mungkin. Keterampilan dasar kesehatan tersebut meliputi toilet training, melakukan perawatan kebersihan diri (personal hygiene): mandi, menyikat gigi, cuci tangan. Oleh karenanya perlu diajarkan kepada anak demi kemandiriannya di tahap kehidupan selanjutnya.

  • Mendukung Tumbuh Kembang Anak

Salah satu bentuk gaya hidup sehat adalah aktivitas fisik teratur minimal 30 menit sehari. Misalnya, pada bayi bisa dilakukan dalam bentuk pijat bayi. Pijat bayi membantu stimulasi taktil dan sensori lainnya. Pada anak bisa dilakukan dalam bentuk senam, yang sekaligus melatih perkembangan motoriknya.

  • Mendeteksi dan Mencegah Gangguan Kesehatan Lebih Dini

Salah satu bentuk gaya hidup sehat yang diajarkan adalah memantau berat badan dan tinggi badan anak secara rutin dan berkala, serta pencegahan penyakit dengan imunisasi. Dengan mendeteksi tinggi badan anak secara berkala, akan diketahui apakan anak mengalami stunting (kekerdilan) atau tidak lebih dini.  Stunting menunjukkan adanya kurang gizi kronis pada anak. Sedangkan imunisasi membantu anak membentuk kekebalan tubuh dari penyakit.

  • Meningkatkan Spiritualitas Anak

Bentuk gaya hidup sehat meliputi kebiasaan hidup bersih dansehat terhadap diri dan lingkungan. Merawat diri dan lingkungan agar tetap bersih dan sehat, merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta atas segala anugerah kehidupan. Dengan mengajarkan gaya hidup sehat, orangtua bisa sekaligus menanamkan aspek spiritualitas pada anak.

Yuk, kita ajarkan gaya hidup sehat pada anak sedini mungkin. Dengan cara memberikan keteladanan dan dukungan media edukasi yang unik, menarik, fungsional, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

————————————————-

Produk edukasi kesehatan anak bisa didapatkan di:

www.percilku.com

FB/IG @percilku

WA Percil Pusat 089774939587